"Anda boleh marah dengan keadaan anda yang buruk tapi jangan sampai merusak tubuh karena anda akan sangat menyesal ketika keadaan anda membaik" "Hidup ini berputar bagai roda, ada saatnya anda tersenyum dan ada saatnya anda mengkerutkan dahi, cobalah untuk mendapatkan pelajaran berharga di setiap kondisi anda" "Tersenyumlah di setiap pertemuan karena senyum mengikat batin yang memandangnya" "Minta maaflah ketika anda salah agar tali silaturahmi tetap terjalin baik" "Cobalah untuk berdo'a ketika anda dalam kesulitan karena do'a menghubungkan anda dengan sang pencipta agar anda selalu dalam lindungan dan pertolongannya" "Marahlah semarah marahnya tapi anda harus tahu orang di hadapan anda juga punya perasaan"You are very concerned with your life, welcome to the blog circumference of human energy, the material on this blog may be beneficial to your life. "you may be angry with your bad situation but not to damage the body because you will be very sorry when the state you better "" Life is like a spinning wheel, there are times when you smile and there are times when you constrict the forehead, try to get a valuable lesson in every condition you "" Smile at each meeting for the inner tie smile looking at her "" Apologize when you're wrong order ties remain intertwined good "" Try to pray when you are in trouble because of prayer connects you with the creator so that you are always in the shadow and his help "" Be angry angry angry but you have to know the person in front of you also have a feeling "

Selasa, 05 Maret 2013

BELAJAR MENGAJAR


Cara Bagaimana Mengajar Yang Baik Di Hari Pertama- Setiap orang boleh jadi adalah pengajar sekaligus peajar. Meski tak ada cita-cita untuk menjadi pengajar, setiap dari manusia adalah pengajar, paling tidak untuk dirinya sendiri, termasuk kita. Hanya saja, kita sering tidak merasa bahwa kita sebenarnya punya kemampuan untuk mengajar. Nah, ngomong-ngomong tentang mengajar, kita akan tertuju pada pikiran yang sama yaitu mengajar di kelas, dengan menghadapi beberapa siswa yang beragam.
AN (Inisial nama saya) yakin, bagi mereka yang telah berpengalaman mengajar, menghadapi berbagai macam siswa di kelas bukan lagi masalah yang sulit dan mencekam (emang tempatnya misterius yah? Kok mencekam). Tapi…………, bagi AN dan mungkin kamu yang baru pertama kali mengajar, waduhhhhh, jangan ditanya deh. Boleh jadi semaleman sebelumnya gak bisa tidur (agak lebay sih, kalo sampe gak bisa tidur, he he he, yang ada malah tidur gak bangun-bangun). Nah, makanya ada baiknya kita sama-sama belajar bagaimana mengajar yang baik di hari pertama.
Kalau boleh jujur, AN sih belum pernah mengajar dengan sukses tanpa hambatan sedikit pun. Namun, bagi AN tak ada kegagalan dalam hidup ini yang ada hanyalah belajar, belajar, dan belajar (sedikit menirukan gaya para motivator, wheheh). Dengan sedikit berbekal pengalaman dan beberapa tulisan para senior, AN mau berbagi tips bagaimana mengajar yang baik, terutama di hari pertama.
Kenapa AN tekankan di hari pertama? Yupz, semua itu berkaitan dengan apa yang disebut kesan pertama. Kita gak mungkin bisa melewati hari-hari selanjutnya tanpa melewati hari yang pertama. Makanya kesan dihari pertama menjadi sangat penting. Jika sukses mengajar di hari pertama, AN pastikan kamu bakal sukses di hari-hari selanjutnya.
Untuk menciptakan kesan pertama yang baik, sebenarnya mudah saja. Kenapa? Karena pada dasarnya setiap siswa akan beranggapan bahwa Guru adalah orang yang pandai. Termasuk AN juga dulu beranggapan begitu. Dengan perasaan yang begitu, siswa akan bertanya-tanya, benarkah aggapan mereka?, sehingga di hari pertama itulah kamu harus buktikan.Nah, secara tidak langsung, AN mau sampaikan kalo di hari pertama kamu kudu terkesan orang yang pandai melebihi mereka. Caranya? Bawa mereka pada persoalan yang sederhana dan mudah, namun ternyata jawaban setiap dari siswa ternyata salah. Untuk pelajaran Matematika, banyak banget thu, masalah sederhana yang tak terpikirkan oleh siswa. Dengan begitu, mereka akan merasa kurang dari kamu, he he he.
Selain itu, ada lagi nih yang mesti kamu tahu. Apa thu? Menguasai materi. Di hari pertama, kamu mesti kuasai materi dengan se detail-detailnya, bila perlu gak usah liat buku, tapi tetap bisa njelasin sampe jam pelajaran berakhir. Wahhhhh, di hari selanjutnya bakal lancar-lancar aja deh insyaAllah. Meskipun mungkin kamu pada saat itu gak begitu kuasai materi.
Selain dua tips cara bagaimana mengajar yang baik di hari pertama di atas, berikut ini adalah tips-tips tambahan yang gak kalah pentingnya.
  1. Sarapan/ makan pagi, tidak hanya ketika mau mengajar, semua aktivitas pada pagi hari mestiya selalu diawali dengan sarapan. Mungkin terlihat sepele, namun ini sangat penting. Mengapa? karena kondisi perut yang kosong akan membuat kamu sulit berkonsentrasi maksimal disaat mengajar.
  2. Perlengkapan, sebelum memulai pelajaran di kelas, usahakan kamu telah menyiapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Misalnya alat tulis, buku panduan, RPP, bahan ajar. Mengapa ini juga bagian yang penting untuk kamu lakukan? Agar ketika kamu mengajar tetap sesuai dengan program yang sudah kamu tetapkan.
  3. Ucapan salam, hal ini penting untuk kamu lakukan. Salam tidak hanya sebagai ungkapan bahwa kamu baru bertemu dengan mereka, tetapi salam juga merupakan kata pembuka yang paling mudah untuk kamu lakukan sebelum memulai pelajaran. Selanjutnya kamu bisa melakukan absensi (ini tidak harus). Namun ada baiknya, karena dengan melakukan langkah ini kamu akan dapat mengenal kondisi kelas dengan baik serta menimbulkan kesan yang baik pula pada siswa didik kamu.
  4. Perkenalan, di awal pertemuan, pastikan kamu perkenalkan diri kamu (nama, alamat, dll). Apa sih tujuannya? Sederhananya begini, seandainya kamu gak kenalan, lalu pelajaran selesai dan sampai di rumah, ada siswa yang ditanya sama orang tuanya. Misal: “Bayu, tadi siapa yang ngajar di sekolah?”. Bayangkan, jika Bayu gak kenal nama kamu, dia akan ngomong semaunya, misal:” tadi yang ngajar guru baru ma, orangnya pendek, agak jelek, hitem lagi.” Waduhhhhhh, celaka berat thu, ha ha hah. Sebenarnya agar siswa didik kamu merasa lebih dekat dengan kamu dan tidak merasa bahwa kamu adalah orang asing.
  5. Model Pembelajaran, ketika mengajar, kamu harus gunakan model pembelajaran yang tepat. Saat pembelajaran berlangsung, sesekali kamu berikan ice breaking atau humor atau apalah namanya, sehingga suasana bisa mencair. Terakhir, ada hal yang penting juga untuk kamu lakukan. Jika kesan pertama itu sangat penting, maka kesan terakhir pun gak kalah pentingnya. Proses pembelajaran sebaiknya di tutup dengan suatu permainan atau apapun yang bisa membuat siswa ingin ketemu dengan kamu di waktu yang akan datang. Untuk pelajaran matematika, kamu bisa ajak mereka bermain mathemagic  yang beberapa diantaranya sempet AN postingin juga.
Oke, AN rasa cukup lima ja deh kalo banyak-banyak malah bingung entar, he he. Selamat mengajar kawan semoga suksesss dan menjadi Guru yang ideal bagi murid-murid kamu. Salam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar