"Anda boleh marah dengan keadaan anda yang buruk tapi jangan sampai merusak tubuh karena anda akan sangat menyesal ketika keadaan anda membaik" "Hidup ini berputar bagai roda, ada saatnya anda tersenyum dan ada saatnya anda mengkerutkan dahi, cobalah untuk mendapatkan pelajaran berharga di setiap kondisi anda" "Tersenyumlah di setiap pertemuan karena senyum mengikat batin yang memandangnya" "Minta maaflah ketika anda salah agar tali silaturahmi tetap terjalin baik" "Cobalah untuk berdo'a ketika anda dalam kesulitan karena do'a menghubungkan anda dengan sang pencipta agar anda selalu dalam lindungan dan pertolongannya" "Marahlah semarah marahnya tapi anda harus tahu orang di hadapan anda juga punya perasaan"You are very concerned with your life, welcome to the blog circumference of human energy, the material on this blog may be beneficial to your life. "you may be angry with your bad situation but not to damage the body because you will be very sorry when the state you better "" Life is like a spinning wheel, there are times when you smile and there are times when you constrict the forehead, try to get a valuable lesson in every condition you "" Smile at each meeting for the inner tie smile looking at her "" Apologize when you're wrong order ties remain intertwined good "" Try to pray when you are in trouble because of prayer connects you with the creator so that you are always in the shadow and his help "" Be angry angry angry but you have to know the person in front of you also have a feeling "

Minggu, 11 Mei 2014

TERATAI SALJU

Teratai Salju dari Tibet

Teratai Salju atau dalam bahasa Inggris disebut Sanso Snow Lotus Flower merupakan salah satu tanaman langka yang hanya tumbuh di tempat-tempat tertentu terutama yang berhawa dingin dan sejuk. Tempat-tempat tersebut antara lain di puncak-puncak pegunungan, daerah kutub, Cina, Eropa, dan Amerika Utara. Habitat terbesar tanaman ini adalah di puncak pegunungan Himalaya. Tanaman ini selain sebagai tanaman hias, juga bermanfaat dalam kesehatan sebagai penawar beberapa penyakit. Di Cina, bunga teratai salju telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional sejak zaman Dinasti Qing dan dikenal dengan sebutan Tian Shan Xue Lian karena mampu tumbuh di udara yang sangat dingin. 

     

     

A. Sejarah dikenalnya Ramuan Teratai Salju Bunga teratai salju ditemukan di bagian utara-selatan pegunungan Tian Shan. Bunga ini dikembangkan olek biksu Tibet untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gangguan darah lainnya, serta berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan kehamilan dan menstruasi. Ramuan teratai salju ini dikenal juga dengan sebutan xue liana tau kefir. Kisah penyebaran ramuan teratai salju berawal dari seorang professor asal Polandia yang mengidap penyakit kanker liver. Sewaktu berada di Tibet ia meminum ramuan tersebut dari seorang biksu selama 18 bulan, dan akhirnya sembuh. Ia tertarik dengan tanaman tersebut sehingga bermaksud membawanya ke negaranya. Biksu itu memperkenankan dengan satu syarat, yaitu tidak untuk diperjualbelikan atau pun meminta imbalan dalam bentuk apa pun dari ramuan tersebut. Dia hanya diperbolehkan untuk berbagi dengan orang lain yang membutuhkan tanpa pamrih apa pun. 

B.  Manfaat Ramuan Teratai Salju 
  1. Menurunkan kadar kolesterol; 
  2. Mencegah dan membantu penyembuhan penyakit jantung, lever, asam urat, ginjal, wasir/ambeien, vertigo/migrain, paru-paru, diabetes, dan lain-lain; 
  3. Memperbaiki fungsi metabolisme tubuh; 
  4. Memperbaiki fungsi hati, limpa, dan pancreas; 
  5. Membantu menghancurkan batu empedu; 
  6. Menghasilkan antitoksin untuk menetralisir racun-racun dalam tubuh; 
  7. Mengatasi tekanan darah tinggi; 
  8. Meningkatkan fungsi kerja ginjal dan kantong kemih; 
  9. Meningkatkan stamina dan mengurangi stres; 
  10. Membantu penyerapan zat-zat gizi; 
  11. Membantu menghentikan pendarahan; 
  12. Membantu mengatasi gangguan impotensi dan lemah syahwat; 
  13. Membantu mengatasi gangguan persendian seperti rematik; 
  14. Memelihara kesehatan saluran usus dari keberadaan zat racun dan bakteri pathogen; 
  15. Menetralisir efek samping dari penggunaan antibiotic, terutama bagi pasien yang sering mengkonsumsi antibiotik; 
  16. Meringankan kondisi gangguan infeksi lambung dan usus atau gastroenteritis akut; 
  17. Meringankan gejala alergi, khususnya terhadap anak-anak; 
  18. Mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus; 
  19. Mencegah penyebaran penyakit kanker; 
  20. Membantu menghilangkan flek-flek di wajah; 
  21. Membantu kesulitan tidur bagi penderita insomnia (susah tidur); 
  22. Memperlambat pembentukan lemak di jaringan tubuh; 
  23. Menghilangkan efek biduran atau gatal-gatal akibat mengkonsumsi alcohol; 
  24. Membantu penyembuhan penyakit pernapasan, demam, dan panas dalam. 

Ramuan kuntum teratai salju tidak mengandung bahan kimiawi, melainkan mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh organ tubuh manusia. Fermentasi kuntum teratai salju menjadikan enzim laktase dan bakteri asam laktat aktif menjaga kondisi tubuh kita, memperkuat daya tahan tubuh, sehingga tubuh tetap prima. C. Pembuatan Ramuan Teratai Salju Bahan:


  1. 1 gelas teratai salju, 
  2. 750 cc air matang (suhu kamar), 
  3. 250 gram gula aren Alat: 
  4. Baskom plastik, 
  5. Saringan plastik, 
  6. Sendok plastik/kayu, 
  7. Toples plastik/kaca, 
  8. botol kaca (Semua peralatan jangan mengandung unsur logam) 

Cara Membuat:


  1. 250 g gula aren dicairkan dengan 750 cc air matang; 
  2. Saring air gula aren ke dalam toples; 
  3. Masukkan bibit teratai salju ke dalam toples yang berisi saringan air gula aren; 
  4. Tutup toples tetapi jangan terlalu rapat; 
  5. Catat tanggan dan jam pembuatan ramuan ini; 
  6. Letakkan toples di tempat yang kering dan jauh dari sinar matahari; 
  7. Pada hari ke-3 (misal dibuat pada hari Sabtu jam 8 pagi, maka dibuka pada hari Selasa jam 8 pagi) buka tutup toples; 
  8. Saring air pertama hasil fermentasi teratai salju lalu masukkan ke dalam botol kaca (air ini untuk diminum); 
  9. Bilas bibit teratai salju hingga 3 kali, jangan diaduk menggunakan tangan. Air bilasan dapat digunakan untuk penyembuhan/perawatan tubuh bagian luar; 
  10. Bibit teratai salju yang telah dibilas disimpan dalam wadah plastik kedap udara dan simpan dalam kulkas (jangan di freezer). 
D. Dosis dan Anjuran Konsumsi

Hasil Panen dari Teratai Salju
  1. Minum 1/3 atau ½ sloki, bila cocok dapat ditingkatkan menjadi 1 sloki; 
  2. Diminum sebelum tidur, untuk penderita sakit mag/lambung minum sesudah makan; 
  3. Minum selama 20 hari berturut-turut lalu berhenti 5-10 hari (untuk mencegah anti imun(kebal) terhadap ramuan ini), kemudian diulangi lagi; 
  4. Untuk perawatan bagian luar tubuh, misalnya jerawat, gunakan kapas dan rendam kapas dengan air bilasan dan kompres pada bagian yang ingin disembuhkan selama 15 menit; 
  5. Tidak cocok untuk wanita hamil, namun dapat diminum setelah 3 bulan persalinan; 
  6. Jika kita mengkonsumsi umbi-umbian, maka ramuan boleh diminum 4 jam sesudahnya; 
  7. Untuk penderita jantung koroner dan asma, ramuan harus diencerkan terlebih dahulu; 
  8. Minuman ini dapat dikonsumsi lebih dari sekali sehari; 
  9. Minuman ini menimbulkan efek “panas” pada sebagian orang, oleh karenanya dianjurkan minum banyak air putih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar